LLDikti Wilayah III

Hotline

+62821-223-55-330

Email

persuratan.lldikti3@kemdiktisaintek.go.id

Hadapi Disrupsi Digital, LLDikti Wilayah III Dorong Transformasi Mutu Pendidikan Tinggi

Jakarta, 30 April 2026 — LLDikti Wilayah III melalui Tim Kerja Penjaminan Mutu menyelenggarakan kegiatan Penguatan Pembinaan dan Penyamaan Persepsi Verifikasi, Validasi, dan Penilaian Tipologi SPMI Tahun 2026 bersama fasilitator wilayah, yang berlangsung di Ruang Sam Ratulangi, Kantor LLDikti Wilayah III, Jakarta, Kamis (30/4). Kegiatan ini melibatkan sejumlah perwakilan perguruan tinggi di wilayah DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang lebih adaptif dan berdampak.

Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan pemahaman terkait proses verifikasi, validasi, serta penilaian tipologi SPMI, sekaligus membahas berbagai tantangan dalam implementasinya di tingkat perguruan tinggi. Melalui diskusi yang interaktif, peserta diajak untuk mengkaji praktik baik, memperkuat standar mutu, serta memastikan bahwa sistem penjaminan mutu tidak berhenti pada aspek administratif, melainkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Kepala LLDikti Wilayah III Dr. Henri Tambunan dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan zaman, terutama di tengah disrupsi digital dan perkembangan kecerdasan artifisial. Ia menekankan bahwa transformasi pendidikan harus bersifat inklusif, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. “Kerja besar kita tidak lagi diukur dari banyaknya program atau tumpukan laporan, tetapi dari perubahan nyata yang dirasakan rakyat, karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama untuk membangun peradaban dan melahirkan ilmuwan kelas dunia melalui kolaborasi serta inovasi yang berdampak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa transformasi tersebut bertumpu pada perluasan akses pendidikan yang merata, penguatan kolaborasi melalui kemitraan Penta Helix, serta pengembangan riset yang tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh industri dan masyarakat. Dalam konteks SPMI, pendekatan ini menjadi penting agar indikator keberhasilan institusi benar-benar mencerminkan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi di antara fasilitator dan perguruan tinggi dalam melaksanakan proses verifikasi, validasi, dan penilaian tipologi SPMI. Selain itu, penguatan integritas lembaga dan peningkatan mutu pendidikan menjadi target utama, sehingga implementasi SPMI mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dari sisi tata kelola, kegiatan ini juga mendorong kepatuhan administratif dan pengelolaan anggaran yang akuntabel, agar setiap sumber daya yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung layanan pendidikan tinggi yang berkualitas.

Scroll to Top